Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi VFA di dalam Rumen

Inilah Faktor yang Mempengaruhi Produksi VFA di dalam Rumen

  • Makanan serat (sumber hijauan) akan menghasilkan lebih banyak asetat daripada propionat sehingga lebih sesuai untuk ternak berproduksi air susu (kadar lemak tinggi).
  • Makanan pati (biji-bijian/ konsentrat tinggi) menghasilkan propionat tinggi, sesuai untuk ternak daging.
  • Rasio antara konsentrat dan hijauan pakan.
  • Bentuk fisik pakan. (ukuran partikel)
  • Level intake
  • Frekuensi pemberian pakan.

Faktor lain yang mempengaruhi VFA adalah :

volume cairan yang berhubungan  dengan saliva; laju aliran air di dalam darah.

  • Konsentrasi VFA rumen diatur oleh keseimbangan antara produksi dan penyerapan. Konsentrasi meningkat setelah makan, sehingga akibatnya pH menurun.
  • Puncak fermentasi : 4 jam setelah makan (jika hijauan meningkatkan), namun lebih cepat ( lebih dari 4 jam) jika konsentrat.
  • pH rumen normal (pertumbuhan mikroba optimal) : 6.0 � 7.0 ; yang dipertahankan oleh kapasitas saliva dan penyerapan VFA.
  • Jika pati meningkat atau propionat dan butirat meningkat juga format meningkat� pH akan menurun: 4.5-5 ; pH rendah akan menghambat pertumbuhan bakteri selulolitik, sehingga akan menghambat pencernaan hijauan.

About these ads
Komentar tulisan or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 163 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: